Mengenal Teknik Subnetting

Postingan kali ini adalah tentang Mengenal Teknik Subnetting yang merupakan dari postingan sebelumnya tentang Mengenal Apa Itu IP Address.

Apa Itu Subnetting

Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP addres kelas A, IP Address kelas B dan IP Address kelas C. Dengan subnetting akan membuat beberapa network tambahan, tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.

Apa Tujuan Subnetting

Ada beberapa alasan mengapa kita perlu melakukan subnetting, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan sehingga bisa memaksimalkan penggunaan IP Address
  2. Meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.
  3. Meningkatkan kinerja dan kecepatan jaringan karena dengan subnetting akan memecah broadcast domain, memungkinkan untuk mengontrol lalu lintas jaringan dengan lebih baik, sehingga meningkatkan kinerja jaringan!
  4. Memudahkan network admin dalam administrasi dan management perangkat jaringan.

Contoh Kasus Membuat Subnetting

Sebagai gambaran untuk mengenal teknik subnetting ini contoh kasusnya kira-kira seperti berikut:

Misalkan disebuah perusahaan terdapat 200 komputer (host). Tanpa menggunakan subnetting maka semua komputer (host) tersebut dapat kita hubungkan kedalam sebuah jaringan tunggal menggunakan IP Address Private kelas C sebagai berikut:

Network Perusahaan
Alamat Jaringan yang digunakan : 192.168.1.0
Maka Host Pertama : 192.168.1.1
Host Terakhir : 192.168.1.254
Broadcast Address : 192.168.1.255
Subnet Mask Tiap Host : 255.255.255.0 

Dikemudian hari perusahaan tersebut dibagi menjadi 2 divisi yang berbeda sehingga kita sebagai network admin akan dihadapkan pada pilihan, yaitu membuat alamat jaringan yang baru, misalnya 192.168.2.0 atau memecah network tersebut dengan teknik subnetting.

Misalkan kita memilih cara yang kedua, maka yang harus kita lakukan adalah mengubah Subnet Mask tiap host dengan Subnet Mask yang baru yang didapat dengan perhitungan subnetting.

Menghitung Subnetting dengan Metoda CIDR

CIDR merupakan singkatan dari (Classless Inter Domain Routing) dengan menggunakan metoda CIDR ini kita akan menggunakan tambahan network prefix berupa tanda garis miring diikuti dengan angka tertentu, yang akan menentukan banyaknya subnetwork dan host yang bisa kita buat nantinya dari sebuah IP Address yang ada.

Dengan metoda CIDR ini akan mengubah nilainSubnet Mask yang default menjadi subnet mask lain sesuai dengan network prefiknya. Cara perhitungan subnetting dengan metode CIDR ini bisa dibaca dalam Contoh Soal Perhitungan Subnetting

Untuk kemudahan perhitungan kita bisa memanfaatkan tabel subnetting yang sudah jadi seperti contoh dibawah :

PrefixSubnet MaskSubnet MaxJumlah Host
/24255.255.255.01254
/25255.255.255.1282126
/26255.255.255.192462
/27255.255.255.224830
/28255.255.255.2401614
/29255.255.255.248326
/30255.255.255.252642

Dari tabel diatas, misalkan kita ingin memecah network menjadi 2 buah network baru yang masing-masing network bisa menampung maksimal 126 host maka kita gunakan network prefix /25 dengan perincian sebagai berikut:

Network Divisi A
Alamat Jaringan / Subnet A : 192.168.1.0
Host Pertama : 192.168.1.1
Host Terakhir : 192.168.1.126
Broadcast Address : 192.168.1.127
Subnet Mask Tiap Host : 255.255.255.128 
Network Divisi B
Alamat Jaringan / Subnet B : 192.168.1.128
Host Pertama : 192.168.1.129
Host Terakhir : 192.168.1.254
Broadcast Address : 192.168.1.255
Subnet Mask Tiap Host : 255.255.255.128 

Dengan demikian dengan teknik subnetting ini akan menciptakan 2 buah network baru yang berbeda network ID dan Broadcast addressnya. Masing-masing komputer dari subnetwork yang berbeda tidak akan bisa saling berkomunikasi sehingga meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti dan meningkatkan performa jaringan

Apabila dikehendaki agar beberapa komputer dari network yang berbeda tersebut dapat saling berkomunikasi maka kita harus menggunakan Router.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *