Mengenal Perintah Attrib

  •  
  • 1 Comment
Perintah Attrib digunakan untuk menampilkan dan men-set atribut yang dimiliki oleh suatu file atau folder. Format penulisan dari perintah Attrib ini adalah :

attrib [{+r|-r}] [{+a|-a}] [{+s|-s}] [{+h|-h}] [[Drive:][Path] FileName] [/s[/d]]

Keterangan :

+r : Sets the read-only file attribute.
-r : Clears the read-only file attribute.
+a : Sets the archive file attribute.
-a : Clears the archive file attribute.
+s : Sets the system file attribute.
-s : Clears the system file attribute.
+h : Sets the hidden file attribute.
-h : Clears the hidden file attribute.
/s : Menerapkan perintah Attrib pada suatu direktori dan subdirektori-nya.
/d : Menerapkan perintah Attrib pada suatu direktori
/? : menampilkan bantuan berupa daftar perintah
[Drive:][Path] FileName : Menentukan lokasi dan nama suatu file atau direktori yang akan ditampilkan atau dirubah attributnya.

Untuk contoh penggunaan perintah Attrib ini dapat dilihat pada artikel “Bagaimana mengembalikan fiel yang di-hidden oleh virus“. Dalam contoh tersebut perintah Attrib yang digunakan adalah :

E: Attrib -r -s -h /s /d

Dari penjelasan diatas dapat kita lihat bahwa perintah tersebut berarti “menghilangkan attribut read only, system dan hidden dari file -file dan direktori yang ada di drive E”.
Tags:

1 thought on “Mengenal Perintah Attrib”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *