Home » Hardware » 10 Spek Hardware Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Laptop

10 Spek Hardware Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Laptop

  • by

Spek hardware merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat akan membeli laptop, baik laptop baru maupun laptop bekas pakai (refurbished atau rekondisi). Karena seperti halnya komputer desktop, kinerja sebuah laptop sangat ditentukan oleh spesifikasi hardware yang yang terpasang pada bagian-bagian laptop tersebut.

Mengetahui Prosesor apa yang digunakan, berapa banyak RAM yang terpasang, apakah terdapat kartu grafis khusus atau tidak, sudah menggunakan SSD atau masih hardisk biasa, semua pertanyaan itu nantinya akan mempengaruhi penilaian kita terhadap laptop yang akan kita beli dan tentu saja budget yang harus kita siapkan.

Berikut ini adalah 10 hardware yang harus diperhatikan saat akan membeli laptop baru:

1. Processor

Processor bisa dikatakan sebagi otak dari sistem komputer atau laptop kita. Processor atau sering disebut juga sebagai CPU (Central Processing Unit) berfungsi melakukan pengontrolan keseluruhan sistem dan pemrosesan data. Performa dari sebuah Processor ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya jumlah core dan thread, teknologi yang digunakan, konsumsi dayanya, dll.

Seri Processor

Saat ini untuk Processor masih didominasi oleh Processor keluaran Intel dan AMD. Intel mengeluarkan beberapa seri processor diantaranya mulai dari Intel Pentium, Celeron, Atom, Core i-series (mulai dari Core i3, Core i5 , Core i7 dan kini sudah ada Prosesor Intel Core i9). Sedangkan AMD mengeluarkan Processor untuk laptop diantaranya AMD A-series, Athlon, dan AMD Ryzen series.

Masing-masing Processor tersebut dirancang untuk keperluan yang berbeda, misalnya kalau untuk kegiatan biasa seperti browsing web, mengerjakan laporan, spreadsheet dasar dan streaming video maka bisa memilih kelas Intel Celeron sedangkan apabila sudah mengerjakan pekerjaan desain grafis maka kita harus memilih kelas Processor yang lebih tinggi misalnya Intel Core i7.

Yang harus diperhatikan juga adalah meskipun seri-nya sama, tetapi Prosesor mempunyai generasi yang berbeda. Misalnya Prosesor Intel Core yang saat ini sedang berada di generasi ke-10 dan tengah mempersiapkan generasi ke-11-nya.

Perbedaan generasi ini jadi salah satu hal yang harus diperhatikan saat memilih prosesor. Hal ini tentu saja karena prosesor yang generasinya lebih maju tentu punya performa yang lebih baik serta konsumsi daya yang lebih rendah daripada pendahulunya meskipun tipe atau serinya sama.

Banyaknya Core

Core atau Inti Prosesor adalah Prosesor individu yang terdapat didalam CPU. Komputer saat ini sudah menggunakan Processor Multi-core yang artinya jumlah core processor nya lebih dari satu, bisa dua, empat, enam, dan delapan. Intinya, makin banyak core, suatu prosesor lebih bagus performa multitasking-nya.

Harga Processor

Processor Intel lebih dulu diproduksi daripada AMD. Mungkin itu salah satu sebab pamor Intel lebih unggul dibandingkan AMD. Meskipun begitu AMD merupakan kompetitor Intel yang kuat, apalagi setelah mengeluarkan AMD Ryzen series yang menawarkan beragam keunggulan tetapi dengan harga yang relatif masih lebih murah bila dibandingkan Intel core-i series.

Berikut ini adalah kisaran perbandingan harga dari masing-masing Processor :

Performa Processor

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa performa processor dipengaruhi beberapa faktor. Untuk mengukur seberapa bagus kinerja suatu Processor kita harus melakukan benchmark atau mengetahuinya lewat website-website bencmarking hardware. Salah satu pengujian / benchmark processor bisa dilihat pada video dibawah :

2. Storage Device / Hardisk

Berbicara tentang storage device atau yang lebih akrab dikenal sebagai hardisk, saat ini adalah sudah waktunya kita menggunakan SSD (Solid State Drive) sebagai pengganti hardisk SATA biasa. Ini terutama karena faktor kecepatan SSD yang sekitar 5 kali kecepatan hardisk biasa dan juga karena penggunaan laptop yang bersifat portabel, sehingga menggunakan teknologi SSD yang tidak memiliki komponen bergerak, lebih aman daripada hardisk yang masih menggunakan teknologi cakram.

Apabila punya budget lebih mungkin bisa memilih laptop yang sudah menggunakan SSD jenis M2/NVme yang kecepatannya sekitar 5 kali SSD biasa atau sekitar 25 kali hardisk SATA biasa.

3. Kapasitas Memori / RAM

Kapasitas memori adalah yang harus diperhatikan selanjutnya. Laptop dengan memori 4GB adalah pas-pasan, jadi kalau mau lebih nyaman, gunakan laptop yang memiliki RAM 8GB. Untuk penggunaan grafis bisa sampai 16GB bahkan lebih.

4. Kartu Grafis

Kartu grafis merupakan hardware yang berfungsi untuk melakukan pengolahan data yang akan ditampilkan di layar, yaitu gambar atau video. Kartu grafis ini biasanya dibagi menjadi 2 jenis, yakni dedicated (khusus) dan integrated (tertempel dengan CPU)

Sebagian besar model laptop didukung oleh CPU yang juga menyertakan chipset grafis terintegrasi sehingga tidak memerlukan adanya kartu grafis tambahan. Contoh dari kartu grafis terintegrasi adalah Intel HD Graphics pada processor Intel Core-i series atau Radeon Vega Graphics pada processor AMD Ryzen.

Penggunaan kartu grafis yang sudah terintegrasi ini memberikan kelebihan diantaranya daya yang dibutuhkan lebih sedikit daripada kartu grafis khusus sehingga penggunaan battery laptop akan lebih hemat. Untuk laptop dengan kebutuhan standard seperti browsing, editing dokumen, editing video, streaming video sampai dengan memainkan game dengan grafis yang biasa, penggunaan kartu grafis terintegrasi sudah mencukupi.

Namun, jika Anda adalah pemain game kelas berat atau pembuat konten film, maka Anda memerlukan kartu grafis dedicated atau GPU khusus yang sengaja dibuat agar bisa melakukan pemrosesan berat seperti rendering grafis 3D. Grafis khusus memiliki RAM tersendiri dan juga biasanya dilengkapi dengan pendingin tambahan sehingga otomatis akan membuat daya laptop yang dibutuhkan lebih besar sehingga lebih menguras battery dan juga tentu saja berimbas pada harga laptop yang menjadi lebih mahal. Contoh dari kartu grafis khusus adalah Kartu Grafis dari Nvidia, ATI, dan ASUS.

5. Monitor Laptop

Dalam monitor laptop ini ada beberapa spek yang harus diperhatikan, yaitu tentang ukuran monitor, teknologi panel monitor dan resolusi gambar Berikut penjelasannya:

A. Ukuran Monitor Laptop

Ukuran laptop ditentukan oleh ukuran monitor laptopnya . Dalam menentukan ukuran laptop kita harus memperhatikan seberapa sering mobilitas dari penggunaan laptop kita nantinya dan juga aplikasi apa saja yang akan sering kita digunakan. Berikut adalah kisaran ukuran laptop yang ada dipasaran :

Ukuran laptop bervariasi mulai dari ukuran kecil dibawah 13 inch, ukuran portabel 13 -14,9 inch ideal dibawa kemana-mana, ukuran standard 15 -15,9 inch yang tidak terlalu besar dan bisa dijadikan pilihan apabila laptop tidak sering dibawa-bawa serta monitor ukuran besar mulai 17 inch keatas yang banyak digunakan untuk tujuan grafis seperti membuat desain, video editing dan juga bermain game kelas atas.

B. Jenis Panel Monitor

Berikutnya adalah jenis panel monitor yang digunakan. Dimulai dari panel jenis TN (Twisted Nematic), yang merupakan jenis panel yang paling banyak digunakan terutama di segmen entry-level. Jenis panel TN ini memiliki respond time sangat cepat, sehingga mungkin lebih dipilih oleh para Gamer, tetapi untuk kualitas / keakuratan warna dan viewing anglenya tidak terlalu bagus.

Jenis panel monitor berikutnya adalah jenis panel IPS (In-Plane Switching) yang merupakan tipe panel monitor yang mampu menghadirkan kualitas gambar yang lebih baik daripada panel TN. Panel jenis IPS memiliki akurasi warna yang lebih tajam, viewing angle atau sudut pandang yang lebih luas sehingga cocok digunakan untuk pekerjaan grafis tetapi sayang untuk respond time-nya lebih rendah dibanding panel monitor jenis TN.

Teknologi panel monitor lainnya adalah panel jenis Vertical Alignment (VA) yang bisa dikatakan pertengahan antara TN dan IPS. Jenis panel VA memiliki keunggulan warna dibanding monitor dengan panel TN dan juag lebih baik dari jenis IPS dalam hal waktu respons.

Sekarang ini sudah ada panel monitor jenis OLED (Organic Light-Emitting Diode) yang menggunakan teknology yang berbeda dan juga kualitas yang lebih baik daripada ketiga jenis panel monitor diatas.

6. Keyboard

Yang satu ini terkesan sepele, namun apabila Anda sudah terbiasa dengan keyborad laptop lama, maka akan terasa perbedaan kenyamanan penggunaannya. Carilah keyboard yang paling nyaman untuk anda pakai. Yang perlu diperhatikan ialah jarak antar tombol, permukaan tombol, hingga responsivitas saat kamu menekan tombol keyboard. Pastikan juga semua tombol bisa berfungsi dengan baik.

7. TouchPad

Banyak orang tidak menggunakan mouse dan bergantung pada touchpad laptop untuk menyelesaikan berbagai hal. Touchpad yang nyaman dan mudah gunakan merupakan hal yang penting, terutama jika Anda sedang bepergian, atau bekerja di ruang sempit seperti kafe atau ruang kuliah. Pertimbangkan ukuran dan penempatan touchpad, apakah Anda memilih satu pad besar atau tombol klik kiri dan klik kanan tersendiri. Beberapa touchpad bahkan menyertakan pola dan tekstur untuk pengalaman sentuhan yang nyata.

8. Port Input/Output

Berikutnya adalah melihat konektor atau port apa saja yang disediakan oleh laptop tersebut. Mulai dari yang standard seperti port LAN, HDMI , USB, USB-Type C, SD Card Reader dan lain sebagainya. Sebaiknya pilihlah laptop yang memiliki minimal  3 buah port USB dan 1 port HDMI untuk kemudahan konektivitas nantinya. Memiliki koneksi jaringan menggunakan WIFI dan juga port Ethernet

Port apa saja yang tersedia pada laptop?

  • Port USB—Sebagai port konektivitas yang paling banyak digunakan dan dikenal, port USB memungkinkan Anda terhubung ke berbagai perangkat, termasuk hard drive eksternal, kamera, keyboard, mouse, dan lainnya. Versi terbarunya adalah USB 3.1, yang menawarkan kecepatan transfer yang lebih tinggi, yaitu sebesar 10 Gbps.
  • Port Thunderbolt™ 3—Thunderbolt™ 3 menyediakan koneksi dan laju transfer tercepat hingga saat ini, menawarkan kecepatan sebesar 40 Gbps (empat kali lebih cepat dibandingkan USB 3.1).
  • Port Ethernet—Port Ethernet memungkinkan Anda menghubungkan laptop langsung ke jaringan kabel. Banyak laptop tidak menyertakan port ini karena ketersediaan Wi-Fi. Namun jika Anda berada di suatu tempat di kampus dengan Wi-Fi buruk, gunakan port ini dan kabel Ethernet untuk online. Jika model favorit Anda tidak mempunyai port Ethernet, terdapat adaptor USB ke Ethernet.
  • HDMI/VGA/DVI—Jenis port ini memungkinkan Anda terhubung untuk menampilkan di layar lain, misalnya HDTV atau monitor eksternal.
  • Pembaca kartu SD—Juga dikenal sebagai pembaca kartu SDHC, slot ini digunakan untuk kartu memori kamera digital. Slot ini membuat transfer foto digital ke laptop Anda jadi cepat dan mudah.

9. Fiture Tambahan

Nah yang satu ini mungkin memang tidak terlalu penting. Tapi fitur-fitur tambahan seperti fingerprint sensor, speaker stereo yang bagus, dapat meningkatkan pengalaman pemakaian anda.. Jadi, anda bisa lebih betah dalam memakai laptop anda sehari-hari.

10. Baterai Laptop

Untuk baterai laptop pilihan yang cukup ideal adalah yang bisa bertahan dalam pemakaian normal sekitar 8 jam sd 10 jam. Laptop dengan layar monitor yang lebih kecil biasanya memerlukan daya yang lebih sedikit daripada laptop dengan monitor ukuran besar sehingga waktu pemakaian laptop bisa lebih lama.

Lamanya daya tahan baterai ini juga tergantung dari aplikasi yang digunakan, saat laptop dipakai untuk bermain game akan lebih boros bateri daripada hanya sekedar browsing. Untuk mengetahui waktu pemakaian / battery life ini kita bisa lihat dari penjelasan spesifikasi yang diberikan oleh vendor dan juga ulasan dari pengguna lain yang sudah mencobanya.

Sumber:

https://www.netbooknews.com/tips/which-laptop-screen-size-is-best/
https://www.acerid.com/tips-memilih-ukuran-laptop/

[collapse]

Last updated on April 26, 2020

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments